Pikiran Mas Bro
Buat Apa Kita Malu Bila Kita Benar
Dan katakanlah kepada hamba-hambaku: "Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia (Al-Isra' : 53).
Kita hidup itu untuk memilih, memilih antara benar atau salah. Jika kita menganggap seta adalah teman, maka kita di jalan yang salah. Jika kita menganggap setan adlaah mush, berarti kita benar. Mudah dikata, tapi sulit kita lakukan, itulah ujian kita. Jika kita memilih meneladani sifat nabi dan sahabat-sahabatnya, berarti kita musuh setan (jalan yang benar). Dan jika kita suka akan perselisihan, marah dan bla.bla.bla, berarti kita temannya setan.
Kawan, jelas di ayat tersebut kita diperintahkan untuk berkata benar. Tak masalah, apakah itu berat atau luar biasa berat untuk kita jalani, tapi kita harus tetap berusaha. Bukankah, kita hidup itu untuk menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya, kan...
"Buat apa kita malu bila kita benar". hehe, itu adalah salah satu pesan dari temanku yang masih saya ingat. Memang benar kawan, terkadang saya sendiri bila ingin melakukan suatu tindakan yang benar, tiba-tiba saya merasa malu. Mungkin itu yang namanya ujian, jadi kita harus berusaha supaya bisa lolos dari ujian itu (kaya SNMPTN gitu, he). Terkadang kita khawatir, bila kita melakukan suatu tindak kebenaran, orang lain akanb berfikir negatif tentang kita. Sekali lagi saya tegaskan, itu juga adalah ujian. Memangnya apa salahnya melakukan kebenaran???????? Bila orang lain berfikir negatif tentang tindakan kebenaran kita, maka mereka itu yang salah. selama kita berusaha, pasti ada HASILNYA. Selama kita terus berusaha untuk berbuat kebenaran, Insya Allah, orang yang berfikir negatif tentang tindakan kita itu akan diluruskan oleh Allah, Aamiin............
Air Terjun Iguazu
Air terjun Iguazu, merupakan salah satu keindahan alam kita ini dan juga merupakan ciptaan Allah yang sungguh luar biasa, subhanallah. bagaimana tidak, dengan melihat gambar saja kita sudah merasa kagum, apalagi bila kita bisa melihatnya secara langsung (semoga bisa,aamiin). Dibalik keindahannya ini, air terjun Iguazu juga menyimpan suatu legenda, legenda yang berbau kisah cinta dan juga mistis (lumayan). konon, dahulu kala di sungai Iguazu hidup seekor ular yang besar yang namanya Boi. Setiap tahun, suku Guarani harus mengorbankan Gadis cantik sebagai persembahan kepada Boi. dalam upacara ini, suku-suku yang berada disekitar itu atau bahkan yang jauh diundang untuk upacara ini. dalam upacara ini, sang gadis yang dijadikan persembahan dilempar ke sungai. Taroba adalah seorang pemuda yang sekaligus adalah ketua suku di suatu masa. Ia jatuh cinta kepada seorang gadis yang bernama Naipi. Suatu ketika, ia mengetahui bahwa persembahan selanjutnya adalah Naipi, ia memberontak dan berusaha menyakinkan agar Naipi tidak menjadi persembahan selanjutnya. Namun usaha yang ia lakukan gagal. Akhirnya, ia memutuskan untuk membawa kabur Naipi di malam sebelum upacara dilaksanakan. Mereka kabur melewati jalur sungai, tempat dimana persembahan dilakukan. Boi yang mengetahui akan hal itu langsung marah dan membelah sungi tersebut sehingga Taroba dan Naipi tenggelam di dalamnya. Boi lalu mengubah Taroba menjadi pohon yang ada di bagian atas sungai, sedangkan rambut panjang Naipi yang indah diubahnya menjadi Air terjun.
boi sendiri tenggelam dan tertelan di dalam tenggorokan iblis. Dari sana, Boi melihat Taroba dan Naipi tak bisa bersatu kembali. Namun, pada hari yang cerah, pelangi melampaui kekuatan Boi dan menyatukan Naipà dan Tarobá bersama. (secret China/wid/asr)
boi sendiri tenggelam dan tertelan di dalam tenggorokan iblis. Dari sana, Boi melihat Taroba dan Naipi tak bisa bersatu kembali. Namun, pada hari yang cerah, pelangi melampaui kekuatan Boi dan menyatukan Naipà dan Tarobá bersama. (secret China/wid/asr)
yah, itu adalah sekilas legenda tentang Air Terjun Iguazu. Tak penting, apakah itu benar atau tidak, yang jelas saat ini Air Terjun Iguazu adalah salah satu air terjun yang luar biasa. Mulai dari keindahannya sampai kembali ke keindahannya lagi, tetap bagus.hehe. Air Terjun Iguazu ada, bukan untuk kita bicara-bicarakan, tapi untuk dinikmati keindahannya sambil menagungkan kepada Allah atas kebesarannya. Jadi, mari kita lihat beberapa gambar dari Air Terjun Iguazu yang berada di Brazil ini...........
Ali bin Abi Thalib
Ali bin Abi Thalib
Bertambah pesatnya kekuatan dan popularitas Rasulullah di Madinah menjadi pemandangan yang mengganggu orang-orang Yahudi setempat. Dalam hati mereka mulai tumbuh rasa iri dan mereka menganggap bahwa Rasulullah akan menjadi orang yang mendominasi politik Madinah. Oleh karena itu, mereka masuk dalam suatu intrik dengan orang-orang Mekah dan berkembang menjadi konspirasi untuk menghancurkan Nabi dan agama yang dibawanya.
Segera saja, awan perang menggumpal dengan cepat dan kian tebal. Kaum muslimin terpaksa menghunus pedang mereka untuk membela agama baru dan negara yang baru lahir itu.
Peperangan berlangsung sengit antara tentara Yahudi dan tentara muslim memakan waktu dua hari. Pada hari ketiga, sahabat Ali yang gagah berani diberi mandat untuk memimpin pasukan. Keberaniannya yang luar biasa dan semangatnya yang tiada batas, membangkitkan api semangat kaum muslimin hingga membuat mereka bertempur dengan tenaga baru, seolah-olah mereka belum bertempur pada hari sebelumnya. Orang-orang Yahudi dapat dipukul mundur dan akhirnya mereka melarikan diri. Ali mengejar musuh dan maju ke depan pintu gerbang benteng pertahanan Yahudi. Tiba-tiba seorang prajurit Yahudi menyerangnya dengna pedang panjang. Ali menangkis serangannya dan menyerang balik. Pukulan pedang Ali membuatnya jatuh terbaring di tanah dan Ali meloncat ke arah musuh yang terjatuh itu, lalu ia menodongkan pedangnya. pada saat itu si Yahudi meludahi wajah Ali.
Saat tiu juga Ali menarik pedangnya seraya menyarungkannya, dan membiarkan si Yahudi itu bebas. Ali berdiri di sampingnya sambil menyeka wajahnya. Si Yahudi bankit dan berdiri termangu, tidak melarikan diri dan tidak pula mengambil kembali pedangnya.
Dia bertanya kepada Ali,"Mengapa kamu membiarkan diriku ketika aku meludahi wajahmu. padahal dengan perbuatanku itu kamu mesitinya dendammu padakaku semakin dalam."
Ali menjawa dengna kalem, "Kawan, saat kamu meludahiku, aku merasa jengkel dan saat itu juga aku menyadari bahwa aku tidak punya hak lagi untuk membunuhmu, karena bisa jadi itu karena balas dendam pribadi. Kami siap tebunuh dan membunuh utnuk membela keyakinan yang telah Allah percayakan dalam hati kami, tetapi kami tidak boleh menyentuk walau sehelai rambut mush karena denmdam pribadi terhadap seorang mush."
-Hurriat-i-Islam
Bertambah pesatnya kekuatan dan popularitas Rasulullah di Madinah menjadi pemandangan yang mengganggu orang-orang Yahudi setempat. Dalam hati mereka mulai tumbuh rasa iri dan mereka menganggap bahwa Rasulullah akan menjadi orang yang mendominasi politik Madinah. Oleh karena itu, mereka masuk dalam suatu intrik dengan orang-orang Mekah dan berkembang menjadi konspirasi untuk menghancurkan Nabi dan agama yang dibawanya.
Segera saja, awan perang menggumpal dengan cepat dan kian tebal. Kaum muslimin terpaksa menghunus pedang mereka untuk membela agama baru dan negara yang baru lahir itu.
Peperangan berlangsung sengit antara tentara Yahudi dan tentara muslim memakan waktu dua hari. Pada hari ketiga, sahabat Ali yang gagah berani diberi mandat untuk memimpin pasukan. Keberaniannya yang luar biasa dan semangatnya yang tiada batas, membangkitkan api semangat kaum muslimin hingga membuat mereka bertempur dengan tenaga baru, seolah-olah mereka belum bertempur pada hari sebelumnya. Orang-orang Yahudi dapat dipukul mundur dan akhirnya mereka melarikan diri. Ali mengejar musuh dan maju ke depan pintu gerbang benteng pertahanan Yahudi. Tiba-tiba seorang prajurit Yahudi menyerangnya dengna pedang panjang. Ali menangkis serangannya dan menyerang balik. Pukulan pedang Ali membuatnya jatuh terbaring di tanah dan Ali meloncat ke arah musuh yang terjatuh itu, lalu ia menodongkan pedangnya. pada saat itu si Yahudi meludahi wajah Ali.
Saat tiu juga Ali menarik pedangnya seraya menyarungkannya, dan membiarkan si Yahudi itu bebas. Ali berdiri di sampingnya sambil menyeka wajahnya. Si Yahudi bankit dan berdiri termangu, tidak melarikan diri dan tidak pula mengambil kembali pedangnya.
Dia bertanya kepada Ali,"Mengapa kamu membiarkan diriku ketika aku meludahi wajahmu. padahal dengan perbuatanku itu kamu mesitinya dendammu padakaku semakin dalam."
Ali menjawa dengna kalem, "Kawan, saat kamu meludahiku, aku merasa jengkel dan saat itu juga aku menyadari bahwa aku tidak punya hak lagi untuk membunuhmu, karena bisa jadi itu karena balas dendam pribadi. Kami siap tebunuh dan membunuh utnuk membela keyakinan yang telah Allah percayakan dalam hati kami, tetapi kami tidak boleh menyentuk walau sehelai rambut mush karena denmdam pribadi terhadap seorang mush."
-Hurriat-i-Islam
Keputusan Ali
Dua orang musafir melakukan perjalanan bersama. Musafir pertama mempunyai lima potong roti dan musafir kedua memiliki tiga potong roti. Di tengah perjalanan mereka, ada musafir ketiga turut bergabung. Ketikakanya diserang lapar, mereka menghaabiskan roti mereka dengna bagian yang sama. Ketika musafir ketiga memisahkan diri, ia membayar delapan dirham. Musair pertama yang memiliki lima potong roti menawarkan tiga dirham kepada musafir kedua yang memiliki tiga roti. Tetapi ia menolah pembagian tersebut dan mendesak agar ia mendapat bagian yang sama, yaitu empat dirham.
Perselisihan mereka diadukan kepada Ali untuk diputuskan. Ali meminta agar musafr kedua menerima tawaran tiga dirham itu, tetapi ia malah mengulangi tuntutannnya yaitu bagian yang sama alias empat dirham.
"Kalau begitu kamu akan dapat satu dirham saja dan temanmu ini dapat tujuh dirham. Alasannya, belah masing-masing roti menjadi tiga bagian yang sama, kalian akan mendapatkan dua puluh empat bagian yang sama dari delapan roti kalian. Masing-masing musafir makan delapan potong roti dari dua puluh empat potong roti itu. Musafir yang memiliki tiga roti hanya mendapatkan sembilan roti, delapan diantaranya sudah ia makan, jadi hanya punya sisa satu potongan roti. Musafir yang memiliki lima roti mendapatkan lima belah potong roti depalan diantaranya sudah ia makan dan menyisakan tujuh potong roti. Musafir ketiga memakan delapan potongan roti ini dan membayar delapan dirham untuk masing-masing potong. oleh karena itu, musafir kedua, yang punya tiga potong roti hanya mendapatkan satu dirham karena ia hanya menyisakan satu roti. Dan musafir pertama pemilik lima potong roti mendapatkan tujuh dirham karena ia menyisakan tujuh potong roti.''
-The Early Heroes of Islam (Salik)
RODA => Bulat =>energi
pernah kita melihat sebuah ban mobil yang berputar, saat mulai berjalan kita akan melihat tidak ada hal yang aneh. Namun, ketika ban mobil semakin lama-semakin cepat, kita akan menyadari ada sesuatu yang aneh (orang awam pun bisa menyadarinya). ketika roda mobil berputar cepat, kita akan melihat seolah-olah ban mobil bergerak berlawan dari yang seharusnya (silahkan dibayangkan sendiri). dari sini saya terpikirkan oleh suatu hal, "kemungkinan benda yang bergerak melingkar dan semakin cepat hingga batas tertentu, benda itu akan tampak seolah-olah bergerak berlawanan arah dari arah sesungguhnya". memang belum pasti apakah ini benar atau salah. yah, soalnya saya juga belum terlalu mendalami. tapi dari peryataan itu saya dapat menyimpulkan seandainya itu memang benar, maka : "kita anggap ada energi yang berputar dalam suatu wadah dengan kecepatan yang tinggi, seandainya kita mendapatkan energi yang berputar itu adalah panas, maka sesungguhnya energi yang berputar itu berasal dari dingi".
maaf, bila kata-katanya sulit dipahami dan tidak rapi, yah, maklum saya lagi ada sesuatu,hehe
dari pada nganggur, ya mending nulis apa gitu, walau gak jelas (agak curhat)....
semoga ada manfaa,,,,
dari pada nganggur, ya mending nulis apa gitu, walau gak jelas (agak curhat)....
semoga ada manfaa,,,,
Umar bin Khattab
Di awal hslam, para pengikut Nabi seringkali menerima siksaan lantaran meninggalan kepercayaan pagan warisan moyang mereka. Salah seorang yang terkenal paling kejam menyiksa kaum muslimin adalah Umar bin Khattab. Postu tubuhnya tinggi dan kuat, ia terkenal sangat pemberani. Umar tidak lain adalah teror bagi siapa pun yang mengenalnya.
Tapi penyiksaan terbukti tidak mampu menggoyahkan iman kaum muslimin. Para pemeluk baru terus bertambah jumlahnya. Perkembangan ini kian membuat Umar geram. karenanya ia bermaksud menyingkirkan Muhammad dengan tangannya sendiri. Dengan pedang terhunus, Umar berjalan menuju bukit Shafa yang saat itu merupakan tempat tinggal Rasulullah.
DI tengah perjalan ke Shafa, ia berpapasan dengan Na'im. Lelaki ini dnegan kasar menyarankan agar sebelum membunuh orang lain, lebih baik Umar mengurus adiknya, Fatimah dan suaminya Sayid yang telah memelukk Islam.
Terkoyak harga diri Umar, demi mendengar berita itu. Dengan amarah memuncak, ia bergegas menuju ke rumah adik perempuannya. Saat itu Fatimah pada tengah membaca al-Qur'an. melihat kedatangan Umar dengan wajah merah padam, ia cepat-cepat ia mulai menyembunyikan beberapa ayat dari luar rumah dan menannyakan apa yang baru saja dibaca adiknya. Dengan gemetar Fatimah menjawab, "Aku tidak membaca apa pun."
Sayid datan menghampiri. Umar membentak, "Bedebah! Kalian berdua telah mengingkari kepercayaan nenek moyang kalian. Sekarang rasakan akibatnya!"
Selesai berkata demikian, Umar memukul Sayid bertubi-tubi. Fatimah berusaha menolong suaminya, namun ia juga terkena ppukulan Umar sehingga darahnya mengucur deras. Fatimah semakin bertambah putus asa dan dengan tegas ia menyatakan bahwa ia tidak akan meninggalkan agama barunya meskipun Umar membunuhnya.
Umar tersentak mendengar pernyataan saudara perempuannya itu. Kemarahannya mereda saat mellihat darah yang mengucur dari luka adiknya. Ia menghampiri adiknya dan memintanya untuk membacakan bebrapa ayat Al-Qur'an untuknya. Fatimah mengambil lembaran-lembaran Al-Qur'an lalu menyerahkannya pada ayat : "Segala sesuatu yang ada di bumi dan langit bertasbih memuji Allah , zat yang Maha Kuasa lagi Maha Mengetahui."
Keindahan gaya bahasa, irama yang merdu dan pengaruh yang mendalam dari ayat tersebut menggerakkan kesadarannya. saat ia sampai pada ayat " Maka berimanlah kepada Allah dan rasul-Nya!" secara tidak sadar Umar berseru, " Sungguh aku beriman kepada Allah dan rasul-Nya."
Dengan pedang yang masih terhunus di tangan dan dengan darah adiknya yang menodai tubuh, Umar bergegas menuju ke tempat Rasulullah. Saat itu Rasulullah tengah berada dalam majelis bersama beberapa sahabat. Umar bergegas menpercepat langkah. Kedatangan Umar dengan pedang terhunus membuat sebagian sahabat merasa ketakutan. Tetapi Rasulullah dengan tenang menyapa Umar, "Ada apa Umar? Apa yang bisa aku bantu?"
"Wahai Rasulullah! Terimalah aku! Aku datang untuk memeluk Islam," jawab Umar.
"Allahu Akbar!" seru Rasulullah mendengan peryataan Umar. Seluruh yang hadir di mahelis itu pun turut berseru, "Allahu Akbar!"
Bukit Shafa gemuruh oleh suara takbir dan semenjak peristiwa itu, lahirlah pekik 'Allahu Akbar' sebagai peryataan kegembiraan. Pekik ini mempertahankan, memberi semangat dan memberi inspirasi bagi jtuaan kaum muslimin pada masa-masa sulit atau penindasan, kapan dan di tempat manapun.
(Dari: asy-syibli)
KEADILAN DI MATA UMAR
SuaAtU kali, beberapa botol minyak kesturi dibawa kepada Umar dari Bahrain.
Umar bertaya, "Adakah seseorang di antara kalian yang mampu menakar dan membaginya secara rata untuk kaum muslimin?"
Istrinya, Atiqah, menjawab, "Ya, aku siap menakarnya."
Khalifah terdiam sejenak. setelah beberapa lama, ia bertanya lagi, "Adakah di antara kalian yang mamu menakarnya sehingga aku bisa mendistribusikannya?"
"Ya, aku bisa," Atiqah kembali menjawab.
Khalifah menukah, "Minyak kesturi itu akan membasahi tanganmu saat kamu menakarnya dan kemudian mungkin saja kamu akan mengusap wajahmu dengan tangan itu dan kamu menikmati aromanya. Aku tidak ingin melihatmu mendapat lebih banyak meskipun dengan cara demikian."
-Hikayat-i-Sahabah (Zakaria)
Bakat
Wah wah, siapa itu??
Dia adalah Ueki Kousuke, tokoh utaman dalam anime The Law of Ueki. Dalam ceritanya, dia adalah orang yang sangat bijaksana dan lebih perduli kepada orang lain dibandingkan dengan orang lain. bahkan dalam cerita, ia rela mengorbankan bakat-bakatnya hanya untuk menolong orang lain (waw!!). karena sifatnya itulah, akhirnya ia mendapat banyak teman yang setia setiap saat berada di sampingnya, sungguh luar biasa bukan. Dan bukan hanya itu, ia juga telah menyelamatkan dunia atas dan bumi dari kehancuran.
Oh ya, dalam anime The Law of Ueki itu dikupas mengenai bakat. Yah, tentu, bila kita berbicara tentang bakat, pasti kalian berfikir tentang Gen. Ada orang yang mengatakan, orang yang berbakat itu lebih baik dari pada yang tidak memiliki bakat dan bakat itu hanya bisa didapatkan dari keturunan. Menurut kalian, apakah kalian setuju?? menurut saya, semua orang itu bisa membuat bakatnya sendiri sesuai dengan usahanya. coba saja ingat kembali, jika bakat manusia itu ditentukan oleh keturunan, lihat, sebenarnya siapakah nenek moyang kita semua?? yup, tentunya Adam kan. lalu misalkan ada orang lain menyanggah, "tapi kan keturunan Adam yang nomor blablabla, memiliki kemahiran (bakat) bliblibli, lalu ia turunkan kemahiran itu kepada keturunan selanjutnya dan tidak dimiliki oleh keturunan dari garis lain, kan!", kalo saya ditanya seperti itu, saya hanya akan menjawab, "lalu, dari mana si keturunan Adam yang nomor blablabla itu mendapatkan kemahiran itu? yup tentunya dari Allah, dan atas dasar apakah ia bisa mendapatkannya? yup karena usahanya untuk bisa memiliki bakat itu.
jadi kesimpulannya kawan, walaupun bapak ibu kita tidak memilki bakan seperti yang kita impikan, kita tetap bisa memilikinya asalkan kita mau bersungguh-sungguh dalam berusaha dan berdoa kepada Allah supaya kita bisa memiliki bakat yang kita miliki. Insya Allah, dengan kehendak dan pengetahuan-Nya,, kita akan mendapatkannya. satu lagi contoh kawan, bapaknya Albert Eistein bukanlah seorang Ilmuan yang terkenal dan dapat mengguncangkan dunia, Namun Eistein mampu dengan usahanya sendiri untuk mewujudkannya.
Dia adalah Ueki Kousuke, tokoh utaman dalam anime The Law of Ueki. Dalam ceritanya, dia adalah orang yang sangat bijaksana dan lebih perduli kepada orang lain dibandingkan dengan orang lain. bahkan dalam cerita, ia rela mengorbankan bakat-bakatnya hanya untuk menolong orang lain (waw!!). karena sifatnya itulah, akhirnya ia mendapat banyak teman yang setia setiap saat berada di sampingnya, sungguh luar biasa bukan. Dan bukan hanya itu, ia juga telah menyelamatkan dunia atas dan bumi dari kehancuran.
Oh ya, dalam anime The Law of Ueki itu dikupas mengenai bakat. Yah, tentu, bila kita berbicara tentang bakat, pasti kalian berfikir tentang Gen. Ada orang yang mengatakan, orang yang berbakat itu lebih baik dari pada yang tidak memiliki bakat dan bakat itu hanya bisa didapatkan dari keturunan. Menurut kalian, apakah kalian setuju?? menurut saya, semua orang itu bisa membuat bakatnya sendiri sesuai dengan usahanya. coba saja ingat kembali, jika bakat manusia itu ditentukan oleh keturunan, lihat, sebenarnya siapakah nenek moyang kita semua?? yup, tentunya Adam kan. lalu misalkan ada orang lain menyanggah, "tapi kan keturunan Adam yang nomor blablabla, memiliki kemahiran (bakat) bliblibli, lalu ia turunkan kemahiran itu kepada keturunan selanjutnya dan tidak dimiliki oleh keturunan dari garis lain, kan!", kalo saya ditanya seperti itu, saya hanya akan menjawab, "lalu, dari mana si keturunan Adam yang nomor blablabla itu mendapatkan kemahiran itu? yup tentunya dari Allah, dan atas dasar apakah ia bisa mendapatkannya? yup karena usahanya untuk bisa memiliki bakat itu.
jadi kesimpulannya kawan, walaupun bapak ibu kita tidak memilki bakan seperti yang kita impikan, kita tetap bisa memilikinya asalkan kita mau bersungguh-sungguh dalam berusaha dan berdoa kepada Allah supaya kita bisa memiliki bakat yang kita miliki. Insya Allah, dengan kehendak dan pengetahuan-Nya,, kita akan mendapatkannya. satu lagi contoh kawan, bapaknya Albert Eistein bukanlah seorang Ilmuan yang terkenal dan dapat mengguncangkan dunia, Namun Eistein mampu dengan usahanya sendiri untuk mewujudkannya.






.jpg)







